Harddisk Komputer sebaiknya di partisi minimal 2 bagian: Local
Disc(C) dan Local Disc(D). Local Disc(C) dijadikan lokasi menginstall
Sistem Operasi Windows, aplikasi - aplikasi yang dibutuhkan (misal:
Yahoo Messenger, 7zip, Firefox, Microsoft Office) dan Software Pendukung
OtomaX. Sedangkan Local Disc(D) dijadikan lokasi instalasi Software
OtomaX.
Pada Local Disc(D) buat 4 folder bernama:
Dengan mengatur seperti di atas akan memudahkan dalam
memaintenance Komputer Server di kemudian hari. Anda akan mudah mencari,
dimana File Master, dimana instalasi Software OtomaX, dimana lokasi
Database OtomaX dan dimana Hasil Backup Database OtomaX.
Pada Local Disc(D) buat 4 folder bernama:
- Master, untuk menyimpan File Master Software Pendukung OtomaX, Driver, Software OtomaX, Team Viewer dan software lainnya.
- OtomaX, untuk lokasi instalasi Software OtomaX.
- Database, untuk lokasi Database OtomaX.
- Backup, untuk lokasi Hasil Backup Database OtomaX.
Dengan mengatur seperti di atas akan memudahkan dalam
memaintenance Komputer Server di kemudian hari. Anda akan mudah mencari,
dimana File Master, dimana instalasi Software OtomaX, dimana lokasi
Database OtomaX dan dimana Hasil Backup Database OtomaX.
Catatan: Sebaiknya folder lokasi
Hasil Backup Database OtomaX ditempatkan di Harddisk berbeda. Agar
manakala Harddisk utama mengalami error Hasil Backup Database OtomaX
tidak ikut error, karena berbeda fisik Harddisk.
0 Response to "Mengatur Lokasi Instalasi OtomaX"
Posting Komentar